Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Desember 2010

MUHASABAH CINTA

0 komentar


Wahai…… pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Ku pasrahkan semua
padaMu

Tuhan…. Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku
Bersyukur
Kini ku harapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap
Indah
Mengalir berdzikir di
Kidung doaku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku

Butir-butir cinta air
Mataku
Teringat semua yang Kau
Beri untukku
Ampuni khilaf dan salah
Selama ini
Ya illahi ……
Muhasabah cintaku……….

Tuhan…. kuatkan aku
Lindungi ku dari putus asa
Jika kuharus mati
Pertemukan aku denganMu

Telah beberapa hari ini aku dengarkan lagu ini, tenang dan nyaman rasanya. Ini memang bukan lagu popular dari band-band ternama seperti peterpan, Sheila on7, dewa, ungu dan lain sebagainya. Tapi saat lantunan musik itu mengalir di setiap syaraf pendengaran ku, aku tersadar akan sesuatu hal. Hal yang mungkin hampir mustahil ditemukan lagi disebagian diri kita.

Cinta, banyak orang membicarakannya, banyak orang bercerita tentangnya, banyak orang mengekspresikannya, dan banyak pula yang mengabadikannya. Jika kita bicara cinta, maka hal pertama yang kita temukan adalah dua insan sedang duduk berduaan, di pinggir taman, tanpa jarak dan batas. Mereka tertawa, bercanda, berbincang-bincang tentang diri mereka… dan sstttt..!!!!!! dan lain-lain.
Dunia memang begitu indah bukan, apalagi saat-saat seperti itu, seakan dunia ini milik kita sendiri.tapi sadarkah  seperti tadi yang dikatakan “hampir mustahil ditemukan di sebagian diri kita saat ini”. Apa itu??? Cinta sejati…

Selasa, 21 Desember 2010

Cinta Itu Seperti Menunggu Bis

1 komentar
Sebuah bis datang, dan kau bilang, "Wah...terlalu sumpek dan panas, nggak bisa duduk nyaman nih! aku tunggu bis berikutnya saja"

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih dan kok gak cakep begini... nggak mau ah.."

Bis selanjutnya datang, cool dan kau berminat, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,

"Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan". Maka kamu membiarkan bis keempat pergi..

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor. Ketika bis kelima datang, kau sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kau tuju!